Senin, 18 November 2013


Jadikan Dirimu Bermanfaat

“Dalam hidup ini, kalau kita dibutuhkan orang lain dan bisa bermanfaat bagi orang lain kenapa tidak?”. Itulah yang dikatakan oleh Bapak Drs. Sakti Alamsyah, M.Pd disela – sela wawancara. Beliau yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor tiga Universitas Muhammadiyah Sukabumi mengatakan bahwa hidup yang dijalaninya tidak pernah lepas dari organisasi. Pria kelahiran  Bandung 4 April 1958 ini mengaku selalu menjadi ketua kelas selama enam tahun berturut-turut sejak beliau berada di bangku sekolah dasar di SDN 2 Cimahi. Setelah menginjak bangku sekolah menengah pertama di SMP 1 Cimahi pun, beliau selalu menjadi ketua kelas selama tiga tahun.Setelah menginjak bangku sekolah menengah atas di SMEAN 1 Bandung, kemampuan serta cakupan wilayah organisasi beliau semakin luas, diantaranya beliau menjabat sebagai ketua osis, ketua pramuka, ketua PMR, dan ketua remaja masjid. Diluar sekolah beliau menjabat sebagai ketua karang taruna, kepala seksi pendidikan pemuda masjid Agung Cimahi Bandung.
            Begitu memasuki perguruan tinggi di IKIP, beliau aktif di berbagai organisasi kegiatan, diantaranya beladiri karate, tim pendaki gunung, anggota sekretaris himpunan kampus, sekretaris KNPI untuk wilayah Bandung Barat, beliau juga aktif di HMI sebagai anggota. Setelah bekerja beliau tetap aktif dalam organisasi, beliau menjabat sebagai wakil ketua bidang pendidikan untuk cabang Sukabumi di Perserikatan Muhammadiyah. Sedangkan di Jawa Barat beliau menjabat sebagai Pembina Bidang Kepemudaan untuk periode 2000-2005.
            Untuk periode tahun 2010-2015 beliau aktif dilebih banyak organisasi, diantaranya sebagai wakil ketua satu di MUI, kemudian di APINDO dan beliau juga menjabat sebagai wakil ketua di DPKO, lalu beliau juga menjabat sebagai penasehat DKM masjid Agung Kota Sukabumi, kemudian sebagai ketua koordinator APTISI wilayah Sukabumi. Beliau juga ditunjuk menjadi ketua untuk tim seleksi KPU. Adapun riwayat karir beliau dimulai pada tahun 1977 dengan menjadi guru sekolah menengah pertama di SMP Muhammadiyah Bandung. Kemudian pada tahun 1983 beliau menjadi kepala bagian keuangan di CV Stadium yang merupakan perusahaan percetakan surat kabar harian majalah di Bandung. Kemudian beliau mengikuti tes CPNS pada

Es Cendol



EsCendol UMMI
            EsCendolmemangminuman yang segardansangatcocokuntukmelepasdahaga. Bagimahasiswa UMMI tidakperlujauh – jauhuntukbisamenikmatiescendol yang nikmat, karenabisadijumpai di sekitarkampus UMMI.Bilakitaberjalan - jalan di sekitarkampus UMMI makakitaakanmenjumpaiseorangpedagangescendol yang sudahberjualansejaktahun 1982. AdalahBapakAdi (60) diasudahberjualanescendolselama 28 tahun, namunbaruberjualan di sekitarkampus UMMI selama 15 tahun.
            Hargasatugelascendolbiasadiahargai lima ribusaja, namununtukporsi special denganbuah durian dihargaidelapanribu. Dengan modal 120 ribudiabisamendapatkeuntungansebesar 400 ribu, namunapabilasedangsepitidaklebihdari 200 ribupungkasnya. Dari berjualanescendol, iabisamembiayaisekolahanakbungsunya yang masihberada di kelas 3 SMP. “Rasa escendolpakAdiseger, enak, manisnya pas, cendolnyaenakdansegar”, begitulah yang disampaikanolehkangTamim, salahseorangpelanggansetiapakAdi.
            Meskipuntidaksetiapharidagangannyalarismanis, namunhaltersebuttidaklahmenyurutkansemangatpakAdiuntukselaluberjualanescendol. Di sekitarlingkungan UMMI inimemangtidakhanyapakAdi yang berjualanescendol, namunmasihadabeberapapedagang lain yang berjualancendol. Jikainginmenghilangkanhausdanpenatsetelahmengikutiberbagaimatakuliah, cendolpakAdidapatmenjadialternatifminuman yang menyegarkan.